Posts

Showing posts with the label generasi muda

My Opinion About The Book: "Do"

Image
Judul: Do Penulis: Handoko Hendroyono Penerbit: Pop (Imprint KPG) Tahun terbit: 2014, Mei (Cetakan kedua) Nilai (antara 1 sampai 9): 8,7 Cover: Pertama kali tahu soal buku ini di twitternya mas Handoko sendiri, sang penulis buku. Sebagai seseorang yang memang senang dengan dunia kreatif yang terkesan muda bingits, gue tertarik buat punya buku ini. Nah, beberapa saat kemudian setelah launching, gue langsung beli buku ini via salah satu toko buku online. Soalnya, ternyata susah banget nemuin buku ini di toko buku yang ada di daerah tenpat gue tinggal. So, gue beli buku ini lewat jaringan internet. Terimakasih internet. Namun, ternyata di online pun awalnya sulit mencari buku ini. Sold out dimana-mana men. Namun, atas berkat rahmat Allah, dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, akhirnya gue temuin juga online bookstore yang jual ini buku. Langsung aja yang gue bahas buku ini. Buku yang sangat kreatif. Ringan dalam tulisan, tetapi tetap mempunyai bobot dan makna ya...

MUSEUM ITU BERNAMA MEDIA SOSIAL

Image
Halo guys, gue balik lagi nih nulis di blog. Selagi iseng, gue mau sedikit berbagi pemikiran aja nih. Soal media sosial. Pastinya semua orang, terutama yang sedang membaca tulisan gue ini enggak asing lagi dengan apa yang namanya media sosial. Atau sekarang banyak yang bilang sosmed atau medsos, untungnya akronim yang beredar di masyarakat pengguna internet ya seperti itu. Bersyukurlah media sosial enggak disingkat jadi me sial atau dia sial, yang berkonotasi negatif bagi orang pertama atau orang ketiga, bisa juga orang kedua dalam bahasa sunda kulon. Intinya, akronim yang berujung sial. Balik lagi ke medsos. Generasi melek internet saat ini, bisa dipastikan memiliki minimal dua medsos atau lebih dari dua kayaknya. Gue pribadi punya twitter, fesbuk, blog, dan yang lainnya. Menambah pergaulan dan mencari ilmu adalah tujuan pribadi gue pada awalnya memiliki medsos. Namun, seiring berjalannya waktu, pendewasaan akibat dari pendidikan empiris kehidupan membuat gue terkadang menjad...