Posts

Showing posts with the label inspirasi

My Opinion About The Book: "Satu Menit Pencerahan B.J. Habibie"

Image
Judul: Satu Menit Pencerahan B.J. Habibie – 100 Pencerahan dan Kiat Inspiratif Penulis: A. Makmur Makka Penerbit: Penerbit Imania Tahun terbit: 2013, Oktober Nilai (antara 1 sampai 9): 8 Cover: Buku “Satu Menit Pencerahan B.J. Habibie” sengaja gue beli saat gue emang lagi butuh pencerahan waktu itu. Lagi butuh bacaan referensi untuk memecahkan beberapa persoalan yang hinggap di kehidupan gue. Sebenernya sih penyelesaian masalahnya enggak gue temuin juga buku ini. Akan tetapi, ketika membaca sebuah buku, pikiran gue menjadi fokus, tenang, dan tiba-tiba eureka! Ketemu juga solusi dari masalah gue. Ajaib, gue kayak ngalamin semacam hipnotis mungkin. Yah, begitulah awal mula buku ini menjadi bagian dari rak buku gue. Sesuai dengan judul kecil yang tertera di cover buku, isi dari buku ini memang 100 lebih pencerahan dan kiat inspiratif dari mantan seorang Presiden RI. Buku ini berisi hasil wawancara terhadap B.J. Habibie yang dikumpulkan dari berbagai sumber, juga ...

My Opinion About The Book: "9 Summers 10 Autumns"

Image
Judul: 9 Summers 10 Autumns – From the City of Apples to the Big Apple (English Version) Penulis: Iwan Setyawan Penerbit: Gramedia (PT Gramedia Pustaka Utama) Tahun terbit: 2013, Mei (Cetakan kedua) Nilai (antara 1 sampai 9): 8,4 Cover: Kali ini gue bakalan nulis review novel hasil karya Iwan Setyawan nih: “9 Summers 10 Autumns” yang kebetulan gue dapet dari temen gue. Dan lucunya, gue udah nonton filmnya duluan, daripada novelnya ini. Udah gitu, novel yang gue terima ini ternyata versi bahasa Inggrisnya broh. Bukan masalah besar sih, cuma gue sebenernya masih nyari versi bahasa Indonesianya, tapi belum nemu sampe gue nulis review ini. Kenapa gue keukeuh nyari versi bahasa Indonesia, cuma buat bandingin perbedaan dan persamaannya dengan versi Inggrisnya. Menurut gue, sering ada perbedaan pemaknaan kata dikarenakan tidak adanya padanan kata yang tepat di kedua bahasa tersebut, yang bisa aja mengubah interpretasi kita dalam membaca novelnya. Keren enggak tuh bahasa gue ...

My Opinion About The Book: "Totto-chan, Gadis Cilik di Jendela"

Image
Judul: Totto-Chan: Gadis Cilik di Jendela Terjemahan dari: ‘Totto-Chan: The Little Girl at The Window’ terbitan Kodansha International, Ltd., 1981 Penulis: Tetsuko Kuroyanagi Penerbit: Gramedia (PT Gramedia Pustaka Utama) Penerjemah: Widya Kirana Tahun terbit: 2004, April (Cetakan ketujuh) Nilai (antara 1 sampai 9): 8 Cover: Sebuah buku yang memberikan inspirasi. Kalimat tersebut yang pertama muncul di pikiran gue saat gue selesai baca buku ini. Entah dari mana datangnya buku ini, ketika gue nongkrong bareng temen-temen di salah satu kontrakan temen gue, tergeletaklah seonggok novel mungil ini. Temen gue ngga tau buku itu punya siapa. Sedikit gue baca, ternyata ceritanya ringan banget. Akhirnya gue pinjem aja itu buku. Lumayan buat mengisi waktu luang. Malem itu, langsung gue lanjutin membaca novel yang baru gue pinjem. Isinya ternyata menceritakan tentang masa sekolah dasar seorang anak perempuan, di sebuah sekolah yang sangat unik. Totto-chan, begitu nama pan...

Sebuah Motivasi

Tahun 2015 sudah memasuki bulan ketiga. Ada apa sih di tahun ini? Eksistensi. Semua orang sepertinya membutuhkan eksistensi untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia telah menjadi bagian dari kehidupan. Itulah yang terjadi setiap tahunnya. Tak berhenti, terus bergulir tahun demi tahun. Sebuah sifat manusiawi. Siapapun memiliki caranya sendiri dalam memperlihatkan eksistensi dirinya. Ada yang dengan gagah berani menjadi seorang pahlawan di tengah-tengah masyarakat di mana ia hidup. Dengan menjadi sosok penolong, berjiwa kemanusiaan, dermawan, dan berusaha sekuat tenaga untuk membantu sesama yang sedang mengalami kesusahan. Bak superman yang mengandalkan kekuatan fisiknya untuk melindungi sesama, selalu ada sosok heroik di lingkungan keseharian kita. Sosok relawan, yang menggambarkan segi positif dalam kehidupan. Memberikan harapan bagi banyak orang yang membutuhkan. Ada yang mencitrakan dirinya sebagai sosok antagonis. Bukan tokoh antagonis yang biasa kita temui di...

Elegi Hujan

Hujan. Fenomena unik dimana ribuan bahkan jutaan tetes air berjatuhan dari langit menghantam apapun yang ditemuinya di muka bumi. Sains memberikan keterangannya atas fenomena hujan. Semua terjadi dengan sistematis mulai dari proses aliran sungai menuju laut, kemudian air menguap ke udara, proses kondensasi, kemudian kembali lagi jatuh ke bumi. Itulah proses ilmiah yang kita kenal tentang hujan. Benturan yang terjadi antara air yang jatuh dengan cepat karena efek gravitasi dan permukaan bumi, menimbulkan suara gemericik yang indah. Seperti suara riuh tepuk tangan dalam sebuah akhir pertunjukan musik, seakan dunia bergembira menyambut turunnya hujan. Rasa. Entah kenapa hujan seakan dapat memicu kita untuk lebih peka. Hujan memainkan perannya sebagai alat pemutar memori yang menghadirkan kembali kilasan masa lalu. Membangkitkan rasa, perasaan atas sesuatu yang telah kita lupa. Untuk yang sedih dan dirundung rindu yang akut, hujan seakan mewakili pahi...

My Opinion About the Book: "Bintang di atas Alhambra"

Image
Judul: BINTANG DI ATAS ALHAMBRA Penulis: Ang Zen Penerbit: Bunyan (PT Bentang Pustaka) Tahun terbit: 2013, November Nilai (antara 1 sampai 9): 7 Cover: “masa depan adalah setiap impian yang dimenangkan” Begitulah kata-kata yang tertulis di cover novel karangan Ang Zen ‘Bintang di atas Alhambra’ yang menghipnotis gue untuk mengambil novel tersebut dan kemudian membacanya. Kata-kata yang mencerminkan bahwa sebuah mimpi itu layak untuk diperjuangkan. Bintang di atas Alhambra, berisi cerita tentang pengalaman seorang yang berasal dari sebuah desa terpencil yang bernama Iip, yang ingin mewujudkan mimpinya. Meskipun awalnya terlihat seperti hal yang mustahil, akan tetapi dengan motivasi yang hadir dari orang terdekat dan keadaan di sekelilingnya, juga berkat kesungguhan dari Iip dalam memperjuangkan mimpinya tersebut, akhirnya impian Iip dapat tercapai. Iip lahir dan tumbuh di sebuah daerah di pelosok Jawa Barat, dimana agama berperan sangat kuat dalam segala as...

My Opinion About the Book: "Sila ke-6: Kreatif Sampai Mati"

Image
Judul: SILA KE-6: KREATIF SAMPAI MATI Penulis: Wahyu Aditya Penerbit: Bentang (PT Bentang Pustaka) Tahun terbit: 2013, Januari Nilai (antara 1 sampai 9): 8,5 Cover: Kreatif! Itu hal yang sangat dibutuhkan bangsa Indonesia saat ini. Lewat buku “Sila ke-6: Kreatif Sampai Mati” ini, Wahyu Aditya coba tegaskan bahwa elemen penting dalam bertahan hidup salah satunya adalah kreatifitas. Engga hanya di bidang seni aja yang butuh kreatifitas, tapi jalan hidup manusia secara keseluruhan pun membutuhkan kreatifitas, agar bisa mencapai apa yang dimimpikan. Frase ‘sila ke-6’ menggambarkan kreatif itu adalah sesuatu yang sangat mendasar dalam diri manusia, sama pentingnya dengan 5 sila lainnya yang terdapat dalam Pancasila. Judul buku yang provokatif bikin gue sangat penasaran buat baca buku ini. Ternyata, isinya memang sangat luar biasa. Penulis menceritakan pengalaman hidup pribadinya, juga orang-orang yang dikenalnya, sebagai bukti bahwa dengan mengandalkan kreatifitas, h...