Posts

Showing posts with the label Indonesia

My Opinion About The Book: "Soeharto - Bagaimana Ia Bisa Melanggengkan Kekuasaan Selama 32 Tahun?"

Image
Judul: Soeharto – Bagaimana Ia Bisa Melanggengkan Kekuasaan Selama 32 tahun? Penulis: Peter Kasenda Penerbit: Penerbit Buku Kompas (PT Kompas Media Nusantara) Tahun terbit: 2013, September Nilai (antara 1 sampai 9): 7,8 Cover: Balik lagi di blog gw, guys! Maaf, ya, kalo gw suka sok asik beginih. Cuma kepengin menghangatkan suasana. Biar lebih akrab. Nah, ngomong-ngomong soal akrab, nih, kalian semua pasti udah akrab dengan istilah orba yang sering diucapin sama kakak-kakak mahasiswa aktivis kampus yang berambut gondrong, berkaus belel, dan bercelana denim sobek-sobek. Orba, singkatan dari orde baru, mengacu pada era kepemerintahan Presiden RI ke-2, sang Bapak Pembangunan: H.M. Soeharto. Buku karangan om Peter Kasenda yang berjudul “Soeharto – Bagaimana Ia Bisa Melanggengkan Kekuasaan Selama 32 Tahun?” ini, merupakan hasil meminjam dari teman gw yang sepertinya niat bikin perpustakaan pribadi (abis bukunya banyak beut). Langsung aja kita kupas apa isi buku ini. Om Pe...

My Opinion About The Book: "Ikan-Ikan Dari Laut Merah"

Image
Judul: Ikan-Ikan Dari Laut Merah Penulis: Danarto Penerbit: DIVA Press Tahun terbit: 2016, Desember Nilai (antara 1 sampai 9): 8,1 Cover: Selamat malam, guys! Kembali lagi di blog gue yang kurang diperhatikan ini. Kali ini gue bakal membahas sebuah karya dari salah satu cerpenis handal milik bangsa, yakni eyang Danarto. Buku kumpulan cerpen ini berjudul “Ikan-Ikan Dari Laut Merah”. Gue sendiri baru baca versi rilisan akhir tahun 2016 ini, tapi nyatanya kumpulan cerpen ini sempat rilis di masa lalu dengan judul “Kacapiring”. Dua judul tersebut termasuk ke dalam dua judul cerpen di antara 18 cerpen yang tercantum di dalam buku ini. Jujur saja, gue termasuk yang cukup kesulitan bila harus membahas buku kumpulan cerpen macam begini. Begitu banyak alur cerita yang unik dengan nasib beragam karakter di dalamnya, membuat gue terkagum-kagum dengan imajinasi eyang Danarto yang begitu melompat-lompat, sehingga mampu mengundang interpretasi yang berbeda-beda dari pembaca karya-kary...

My Opinion About The Book: "Negara Dan Bandit Demokrasi"

Image
Judul: Negara Dan Bandit Demokrasi Penulis: I. Wibowo Penerbit: Penerbit Buku Kompas Tahun terbit: 2011, Februari Nilai (antara 1 sampai 9): 7,9 Cover: Kembali lagi dalam blog yang sepertinya jarang dikunjungi ini. Yah, namanya juga blog yang enggak seberapa. Lagian, siapa sih gue, sampe orang banyak mau mampir buat baca-baca disini ?! Ah, sudahlah... Sekarang gue bakalan coba buat review buku pinjeman terakhir yang gue punya. Hehehe. Buku berisi artikel-artikel opini yang pernah terbit di koran Kompas periode sepuluh tahun awal milenium baru. Sang penulis adalah almarhum Romo Ignatius Wibowo SJ (1952-2010) seorang pakar ke-tiongkok-an yang benar-benar mendalami tentang budaya, hingga perpolitikan RRC, juga menyoroti kehidupan sosial etnis tionghoa yang hadir di negeri ini, selain juga tentang proses demokratisasi Indonesia pasca reformasi. Buku berjudul “Negara Dan Bandit Demokrasi” ini diterbitkan oleh Kompas, atas permintaan beliau sebelum wafat. Sebuah permintaan ya...

My Opinion About The Book: "Soeharto Murid (Penerus Ajaran Politik) Soekarno"

Image
Judul: Soeharto Murid (Penerus Ajaran Politik) Soekarno Penulis: Roy B. B. Janis Penerbit: Optimist Plus Tahun terbit: 2012, September Nilai (antara 1 sampai 9): 8 Cover: Kembali lagi kita bertemu di blog kesayangan gue. Kali ini gue bakalan bahas sebuah buku bertema sejarah politik yang lagi-lagi gue pinjem dari seorang temen. Krisis ekonomi yang melanda diri pribadi membuat gue enggak bisa jajan buku sebanyak dulu, dan buku-buku gue dulu pun seolah bersepakat ninggalin gue, rela pergi dari rumah bersama tangan-tangan kawan yang jahil, hingga entah kapan dia bisa balik lagi ke rumah. Ada yang hilang, ada yang nyasar, mereka tersesat dan tak tahu arah pulang. Sementara gue tanpa mereka bagai butiran berlian – apaan sih. Hehehe. Buku berjudul “Soeharto Murid (Penerus Ajaran Politik) Soekarno” ini ditulis oleh bapak Roy B. B. Janis. Seorang mantan politisi PDI-P di era gue sekolah dulu. Sekarang sih entah kesibukan apa yang beliau jalani semenjak keluar dari partai berlam...

BBM, Nasibmu Kini...

BBM turun, dan tak ada media membuat liputan khusus akan hal ini. Harga minyak dunia yang menurun dengan drastis, tak lagi menjadi sorotan. Publik sepertinya lupa dengan kisah-kisah lama tentang kenaikan BBM yang meresahkan. Demonstrasi besar terjadi jelang kenaikan harga BBM, juga aksi wakil rakyat yang beraksi bak pahlawan di Senayan, hanya tinggal sejarah. BBM turun tak ada yang ngotot menuntut perubahan RAPBN, karena ada dana surplus untuk pembelian BBM. Penyesuaian harga pun dilaksanakan setengah hati, tanpa ada kawalan media massa. Euforia masyarakat pun terkesan biasa saja. Mereka sudah terbiasa membeli apapun kebutuhan sehari-harinya dengan mahal. Sebetulnya, jika memang pemerintah setiap tahunnya membeli BBM ke luar negeri dengan menggunakan APBN, maka anggaran yang disusun dalam RAPBN lalu akan mengalami over budget. Ada kelebihan dana tersedia, dikarenakan selisih pada pembelian minyak itu. Terjadi surplus di sana, karena ketika penyusunan RAPBN 2016 tersebut tentunya p...

My Opinion Abotu The Book: "Jalan Lain ke Tulehu"

Image
Judul: Jalan Lain Ke Tulehu Penulis: Zen RS Penerbit: Bentang (PT Bentang Pustaka) Tahun terbit: 2014, Mei Nilai (antara 1 sampai 9): 8,2 Cover: Kali ini gue bakalan nulis tentang novel bertema sepakbola guys. Novel karya Zen RS ini berjudul ‘Jalan Lain ke Tulehu’. Novel ini menjadi sebuah pengantar menuju sebuah film nasional yang juga bertema sepakbola, yang berjudul ‘Cahaya Dari Timur’. Rilis di waktu yang berbarengan, novel dan film ini merupakan satu kesatuan paket yang bisa memberikan pemahaman dengan kondisi Maluku, lebih tepatnya Ambon dan sekitarnya, di awal milenium yang suram. Sejarah kelam memang pernah terjadi di bumi Maluku. Pertikaian yang dipicu sentimen SARA menghilangkan banyak nyawa di kala itu. Namun, dengan perlahan rasa benci terkikis dan kemudian hilang. Ambon kembali menjadi manise. Salah satu faktor yang mempersatukan masyarakat Ambon kala itu adalah sepakbola. Gentur merupakan salah satu wartawan yang ditugaskan untuk meliput kondisi Ambon ...

My Opinion About The Book: "Sebelas Patriot"

Image
Judul: Sebelas Patriot Penulis: Andrea Hirata Penerbit: Bentang (PT Bentang Pustaka) Tahun terbit: 2011, Juni Nilai (antara 1 sampai 9): 8,3 Cover: Siapa yang enggak tahu sama Andrea Hirata? Penulis novel terkenal yang karyanya sudah terkenal di mancanegara. Tetralogi Laskar Pelangi-nya mengguncang dunia. Salah satu penulis favorit gue. Setiap karyanya sudah pernah gue baca, sayangnya belum punya aja. Pasti gue koleksi setiap karyanya, tapi entar hehe. Salah satu sisi unik dari kehidupan Ikal – tokoh utama ‘Laskar Pelangi’ – baru sekarang dimunculin ke publik sama bang Andrea. Ternyata ada sisi hidup yang masih tersembunyi tentang jiwa nasionalisme dan kecintaan terhadap sepakbola. Salah satu olahraga favorit bangsa Indonesia. Cerita singkat itulah yang kemudian diangkat lewat satu novel yang berjudul ‘Sebelas Patriot’. Novel ini menceritakan sisi lain kehidupan Ikal, si anak Belitong yang akhirnya bisa meraih impiannya untuk pergi sekolah ke Eropa. Ternyata Ayah Ik...

My Opinion About The Book: "Indonesia Jungkir Balik"

Image
Judul: Indonesia Jungkir Balik Penulis: Adhitya Mulya, Ainun Chomsun, Beby Haryanti Dewi, Boim Lebon, Bre Redana, Edhie Prayitno Ige, Fahd Jibran, Iwok Abqary, Muhammad Yusran Darmawan, Prie GS Penerbit: Noura Books (PT Mizan Publika) Tahun terbit: 2012, Desember Nilai (antara 1 sampai 9): 8,2 Cover: Lagi-lagi gue belanja buku yang keren nih guys: ‘Indonesia Jungkirbalik’. Sebuah judul buku yang enggak sengaja gue liat dan langsung bikin gue tertarik. Gue nyomot ini buku dari sebuah obral buku. Melihat covernya yang menarik, juga berisi testimoni dari seorang aktivis perempuan Indonesia yang mewajibkan setiap orang Indonesia ataupun yang sayang terhadap Indonesia, untuk membaca buku ini. Tanpa pikir panjang, langsung aja gue beli ini buku. Apalagi nama-nama penulis seperti: Adhitya Mulya, Ainun Chomsun, Boim Lebon, dan yang lainnya membuat gue semakin penasaran gimana isi buku ini. ‘Indonesia Jungkirbalik’ berisi sepuluh esai dari sepuluh penulis terkenal Indonesi...

Abadikan Dalam Tulisan

Image
Abadikan dalam tulisan. Sebuah kalimat yang akhirnya menjadi teramat intim bagiku. Sebagai seorang yang gemar memenuhi buku tulis dengan catatan pribadi, aku mulai merasakan aku ini adalah seorang penulis. Aku tak yakin. Saat ini pun aku masih merasa aku ini hanya manusia iseng yang sering berdialog dengan angan, menggali sebuah ingatan, berujar dalam keheningan, kemudian menumpahkannya pada kertas putih bersih yang kubeli dari warung. Aku masih tak yakin. Sedari ku masih sekolah, buku tulisku kupenuhi dengan cerita fiksi hasil karanganku. Cerita itu kuberikan pada teman-temanku. Terasa bangga ketika mereka tertawa dan dibuat kagum oleh kisah-kisah fiksi yang kuceritakan. Saat itu aku hanya sebatas anak SMP, bukan penulis. Masa SMA pun seperti itu. Setiap ada waktu luang, kuhabiskan waktuku untuk membaca, menulis, dan menggambar. Ada satu lagi muncul hobi baru, yaitu bermain musik. Beberapa tulisan pribadiku berhasil kugubah menjadi syair. Lirik lagu hasil ciptaan yang t...

My Opinion About The Book: "Agenda Mendesak Bangsa"

Image
Judul: Agenda Mendesak Bangsa: Selamatkan Indonesia! Penulis: M. Amien Rais Penerbit: PPSK Press Tahun terbit: 2008, April (Cetakan kedua) Nilai (antara 1 sampai 9): 8 Cover: Entah dari mana gue dapet ini buku. Lupa sih, tapi yang jelas ada di tumpukan buku yang ada di kamar gue. Buku karangan mantan Ketua MPR Era 1999-2004, bapak Amien Rais. Dirilis di tahun 2008 yang intinya mengkritik kebijakan pemerintahan SBY-Kalla (2004-2009). Entah tujuan buku ini dibuat untuk apa. Ada yang bilang buku ini menyatakan sikap politik pak Amien, yang di tahun berikutnya (2009) berniat muncul di permukaan publik sebagai salah satu calon Presiden, tetapi akhirnya gagal bertarung. Atau mungkin memang bapak yang (katanya) sempat dijuluki ‘penggagas reformasi’ ini jujur apa adanya, tidak ada maksud politis apapun dalam membuka banyak kisah ‘misteri’ yang tersembunyi dari muka publik terkait situasi nasional. Mungkin gue telat mereview buku ini, toh gue juga baru baca di tahun 2015 i...

My Opinion About The Book: "Hatta: Aku Datang Karena Sejarah"

Image
Judul: Hatta: Aku Datang Karena Sejarah Penulis: Sergius Sutanto Penerbit: Penerbit Qanita (PT Mizan Pustaka) Tahun terbit: 2013, September Nilai (antara 1 sampai 9): 8,2 Cover: Sebuah novel yang lagi-lagi menceritakan sejarah Indonesia, yang kali ini menceritakan salah satu proklamator Indonesia, bung Hatta. Emang pada dasarnya gue yang suka sejarah, dan suka baca novel kali yah, akhirnya gue beli juga novel ini. Judulnya aja menarik “Hatta: Aku Datang Karena Sejarah”, bikin gue penasaran sama isinya. Langsung aja tanpa pikir panjang, gue sisihkan beberapa lembar uang kertas di hadapan kasir sebuah toko buku. Begitu sampai ke rumah, gue langsung baca ini novel. Ternyata isinya menceritakan perjalanan hidup Bung Hatta sejak masa kecil hingga menjelang akhir hidupnya. Sebuah konstruksi sejarah yang coba digambarkan melalui tulisan sang penulis novel, Sergius Sutanto. Imajinasi penulis membuat kisah Bung Hatta ini terkesan nyata. Memang semua hal yang dikisahkan dalam...