Posts

Showing posts with the label harapan

Olah Rasa

Entah apa yang sedang ku rasakan saat ini. Seakan semua tergesa-gesa mengejar entah apa yang dikejar. Semua terasa terburu-buru.  Napsu atau mungkin memang sudah seharusnya di umurku ini semua hal yang sedang ku kejar ini wajib dikejar. Ritual golongan pemuda paruh baya sepertiku ini mungkin memang seperti itu. Mengejar apa yang dikatakan akan memberikan kebahagiaan. Sementara orang dan sebuah buku yang aku baca berkata, hidup memberi manfaat lebih baik daripada hidup mengejar dimanfaatkan. Semua yang pernah tertanam di kepala seperti berlalu begitu saja. Satu hal yang memang sekarang sedang coba kujalani dengan serius adalah olah rasa dan olah raga . Olah rasa, mungkin sebuah kata ganjil yang tiba-tiba masuk ke dalam pikiranku saat ini. Sebuah pemikiran tentang diri dan orang lain yang saat ini menghampiri. Seseorang yang entah memang kutunggu atau memang dia hinggap begitu saja karena ditentukan waktu. Istilah yang terpikirkan saat ini, o...

Another Poor Guy

Image
Berharap sesuatu yang berbeda...sepertinya masih menjadi harap semata. Memang diri ini belum bisa memberikan bukti permulaan yang cukup agar kasus bisa di-P21-kan. Proses yang sungguh terlambat dikarenakan kegamangan rasa dalam diri ini. Mudah-mudahan hal ini tidak berkepanjangan, dan akhirnya gagal disajikan di pengadilan kelak. Pengadilan kehidupan. Aku merasa hanyut terombang-ambing tanpa pegangan. Seseorang yang kuyakini dekat, kini terasa jauh. Memang sulit apabila menggantungkan motivasi hidupmu pada makhluk, bukan pada Sang Maha Pencipta makhluk tersebut. Manusia, aku bagian dari konstelasi rumit sosok makhluk ciptaan-Nya yang dikata sempurna. Tetapi masih saja diri ini membutuhkan orang lainnya untuk dapat mendekati kesempurnaan.  Seseorang yang kini hilang. Sesaat sejenak setelah ku berdo’a tentang seseorang yang hilang tersebut. Terbesit pikiran yang mungkin merupakan ide-Nya. Jangan terlalu kau pikirkan, jika dia jodohmu, dia akan kembali. Mungkin ...

Safety First Football

Melanjutkan tulisan sebelumnya yang berjudul “Sepakbola Kambing”, sepertinya tidak lengkap jika kita tidak melihat ada apa dibalik peristiwa tersebut. Kenapa terjadi sebuah pertandingan culas pada gelaran penting 8 besar divisi utama liga Indonesia, antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang. Kasus seperti ini harus dilihat secara menyeluruh, kita jangan hanya fokus pada pertandingan PSS Sleman vs PSIS Semarang saja. Akan tetapi harus kita lihat pula hal yang menjadi alasan mengapa kedua tim ini sangat ngotot menginginkan kekalahan satu sama lain. Ya, menurut peraturan di babak 8 besar divisi utama Liga Indonesia, kemenangan PSS Sleman maupun PSIS Semarang akan mengantarkan salah satu tim lolos ke semifinal dan berhadapan dengan tim yang ‘menakutkan’: Borneo FC. Bukan ditakuti di atas lapangan, akan tetapi Borneo FC ditakuti karena ancaman dan tekanan yang diberikan para pendukungnya terhadap para pemain tim lawan yang bertandang ke Kalimantan. Hal ini sudah terbukti pada gel...

Mimpi Menuju Piala Dunia

Indonesia adalah sebuah negeri yang gila sepakbola. Hal yang menjadi sangat wajar karena di masa lalu, beratus-ratus tahun bangsa ini menjadi koloni dari salah satu negara sepakbola di daratan eropa. Bahkan di masa kolonial itulah negeri ini bisa mencicipi yang namanya piala dunia yang di masa tersebut masih menggunakan nama piala Jules Rimet. Akan tetapi setelah bangsa ini mendapatkan kemerdekaannya, dari tahun 1945 hingga saat ini, prestasi sepakbola Indonesia seakan berjalan ditempat. Sampai dengan saat ini, negeri kita belum bisa kembali turut serta dalam gelaran piala dunia. Apa yang terjadi? Dari total penduduk Indonesia yang saat ini telah menyentuh kurang lebih 250 juta jiwa, federasi sepakbola negeri ini seharusnya tidak akan sulit untuk menemukan sebelas pemain sepakbola berbakat yang bisa mengantarkan Indonesia menuju piala dunia. Akan tetapi pada kenyataannya hal tersebut menjadi sulit. Seleksi tim nasional yang dilakukan sepertinya tidak membuahkan hasil yang maksimal...