Posts

Showing posts with the label cerita

My Opinion About The Book: "Mata Malam"

Image
Judul: Mata Malam Terjemahan dari: ‘Human Acts’, terbitan Changbi Publishers, Inc., 2014 Penulis: Han Kang Penerbit: Baca (PT Bentara Aksara Cahaya) Penerjemah: Dwita Rizki Tahun terbit: 2017, Oktober Nilai (antara 1 sampai 9): 8,2 Cover: Setelah lama menghilang dari menulis review buku yang baru gue baca, kini gue balik lagi buat ngasih tau kalian semua tentang buku-buku apa aja yang udah gue lahap selama beberapa waktu ini. Kali ini gue coba menulis review novel “Mata Malam” karya Han Kang. Blio adalah seorang penulis asal Korea Selatan yang di tahun 2016 lalu memenangkan The Man Booker International Prize , mengalahkan penulis Indonesia, Eka Kurniawan, lewat novel “Vegetarian”. Nanti deh gue bakalan review novel terse but . Kali ini gue bakalan bahas soal “Mata Malam” dulu, yang judul aseli dari sononya adalah “Human Acts”. Entah kenapa pemilihan judul “Mata Malam” menurut gue amat cocok dengan nuansa novel ini, kasih aplaus buat pihak penerbit karena tela...

Perbincangan dengan Buku-Buku*

Image
Baru saja kubuka pintu masuk ruang baca utama perpustakaan, mereka langsung saling berebut berteriak kepadaku. Menuturkan banyak cerita yang sulit untuk kutampung semua. Otakku—meski itu ciptaan Tuhan, tentu memiliki batas. Usianya hanya sepanjang jasadku bernapas. Tetapi, bukan itu yang aku maksud. Kali ini, maksudku adalah tentang pikiranku yang memiliki batasan tak terlihat. Ada saat di mana aku tak dapat lagi berpikir jernih jika terus-menerus memikirkan sesuatu, dan itu membuat kepalaku sakit. Kusebut itu sebagai batas kemampuan otakku. Meski otakku cukup besar—volume otak lelaki dewasa sebesar 1.300 – 1.500 cm 3 menurut para ahli, namun pengetahuanku sendiri masih amat kecil. Pengetahuanku belum seluas pengetahuan para filsuf—yang bila kau beri pertanyaan apa saja, dia bisa menjawabnya dengan bijak. Entah berapa banyak buku yang mereka lahap? Ataukah kebijaksanaan itu muncul dari usia dan pengalaman yang mereka alami dalam perjalanan hidup mereka? Jangan-jangan mereka t...

My Opinion About The Book: "Detektif Ulung Blomkvist"

Image
Judul: Detektif Ulung Blomkvist Terjemahan dari: ‘Masterdetektiven Blomkvist’ terbitan AB Raben & Sjogren Bokforlag, Swedia, 1946 Penulis: Astrid Lindgren Penerbit: Gramedia Pustaka Utama Penerjemah: Agus Setiadi Tahun terbit: 1993, November Nilai (antara 1 sampai 9): 8,1 Cover: Setelah sekian lama gak ngisi blog, akhirnya gw kembali berkesempatan mengisi blog ini dengan review buku jadul yang udah gw baca berkali-kali sejak gw SMP: “Detektif Ulung Blomkvist”. Eh, beberapa hari lalu gw nulis tentang film ternyata. Gw lupa hahaha—faktor U. Detektif Blomkvist ini merupakan salah satu karya fiksi karangan penulis cerita anak dan remaja asal Swedia, bu Astrid Lindgren. Dari tiga seri cerita tentang detektif remaja Kalle Blomkvist ini, kebetulan hanya satu buku terbitan Gramedia ini aja yang pernah gw baca (karena entah gimana caranya bisa ada di kamar kakak gw waktu gw masih ABG). Sisanya belum, semoga suatu saat bisa baca dua seri lainnya, meski gw ga tau jg sih me...

My Opinion About The Book: "Rumah Kopi Singa Tertawa"

Image
Judul: Rumah Kopi Singa Tertawa Penulis: Yusi Avianto Pareanom Penerbit: Banana Tahun terbit: 2011 Nilai (antara 1 sampai 9): 8,1 Cover: Selamat sore guys! Lagi dan lagi balik lagi di blog gue yang enggak seberapa ini. Setelah sekian lama gue pikir-pikir, ini blog perasaan mayoritas kontennya berupa ulasan gue tentang buku-buku yang pernah gue baca. Yah, meski enggak semua buku yang gue baca itu ditulis sih, seingetnya gue aja. Tapi, mungkin alangkah baiknya bila mulai saat ini hingga nanti, 100% dijamin bahwa blog ini bakal gue khususin buat mengulas banyak bahan bacaan. Semoga bermanfaat. Sikap mantep ini dikarenakan gue lagi mentok ide buat nulis karya sendiri, karena otak gue yang enggak seberapa ini sedang ditekan abis-abisan menulis karya di tempat lain. Jika suatu saat keputusan gue berubah, mungkin gue bakalan bikin blog lain yang khusus menampung karya gue pribadi, atau mungkin enggak. Hehehe. Kondisional, lebih tepatnya. Oke, kali ini gue bakalan ngebahas buku...

My Opinion About The Book: "Negeri Senja"

Image
Judul: Negeri Senja Penulis: Seno Gumira Ajidarma Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia) Tahun terbit: 2015, September (Cetakan Kedua) Nilai (antara 1 sampai 9): 8,0 Cover: Welcome to my blog guys... Kali ini gue mau coba cerita pengalaman gue membaca sebuah novel karya penulis senior negeri ini: Seno Gumira Ajidarma. Karya Om SGA yang bakal gue review adalah novel berjudul “Negeri Senja”. Sebuah novel terbitan 2003 lalu, yang dicetak ulang pada tahun 2015. Gue sendiri baca yang versi 2015. Entah ada perbedaan atau enggak dari kedua rilisan tersebut, tapi kayaknya sih sama. Semoga aja. Oh iya, novel ini merupakan salah satu dari banyak buku yang berhasil gue pinjem dari temen. Dalam proses peminjaman itu sendiri, gue membebaskan temen gue itu buat minjemin buku miliknya, tanpa gue minta spesifik buku apa. Ibaratnya... gue dapet rekomendasi gitu lah. Untuk om SGA sendiri, sebenernya gue sempet nanya, apa dia punya karya om SGA yang judulnya apa aja ? ! Dan kebetula...

My Opinion About The Book: "Balada Si Roy" (Buku 4)

Image
Judul: Balada Si Roy (Buku 4) Penulis: Gol A Gong Penerbit: Gramedia (PT Gramedia Pustaka Utama) Tahun terbit: 2012, November Nilai (antara 1 sampai 9): 8 Cover: Selamat pagi! Balik lagi guys ke blog gue yang ‘kosong’ ini... Gue kangen banget buat bikin review buku, atau sebatas menulis di blog ini. Akan tetapi, waktu yang tidak memungkinkan membuat gue enggak sempet buat nulis disini. Niatnya sih, tahun ini gue akan coba lebih rutin lagi nulis di blog. Lumayan, nambah viewers, sekaligus mempertajam analisa dan argumentasi gue. Juga melatih daya kreatif agar bisa terus-terusan nulis. Oke, cukup sudah curhatnya. Kali ini gue bakalan coba membahas sebuah karya dari penulis asal propinsi tempat gue tinggal: Gol A Gong. Sebuah novel berjudul “Balada Si Roy” buku ke empat ini, merupakan kumpulan cerpen yang pernah diterbitin di salah satu majalah remaja nasional yang begitu laris pada masanya. Gue termasuk salah satu pelanggan setia majalah itu guys, sampai akhirnya ngerasa ...

Mahasiswa Absurd (Chapter 5)

Jam tiga sore, gue meluncur ke kampus tetangga, nyamperin Putri yang baru aja beres kuliah. Lewat pesan burung merpati gue coba hubungin Putri. Gue ajak dia ketemuan di taman dekat kampusnya. Soalnya kalau ketemu di kampus, takut ada Indah. Kalo Indah tau, semua aktivitas gue dan Putri bisa diketahui sama Rendi dan temen-temen kontrakan gue yang lain. Gue pun mengayunkan sepatu vans berisi kaki gue ke arah taman. Sesampainya di taman, duduk dua-duaan. Makan roti buaya, dengar lagu cinta. Eh, itu mah lirik lagunya Naif. Pas gue hampir nyampe ke taman, gue udah ngeliat Putri dari kejauhan. Saking jauhnya, gue enggak bisa bedain yang mana Putri, yang mana ibu kost, yang mana rektor kampus gue. Gue coba perjelas lagi penglihatan gue dengan cara melangkah mendekati taman. Sebuah taman yang asri. Lokasi ini sengaja gue pilih, karena udaranya adem dan suasananya yang tenang. Warga kota Bandung memang banyak memilih taman untuk jadi lokasi ngumpul-ngumpul. Untungnya, di Bandung memang...